7 kemalasan yang bisa membuat miskin

Ccoba periksa 7 kemalasan yang bisa membuat Anda tak akan menjadi kaya berikut ini: 1. Malas Membut Daftar Belanja. Terbayangkah Anda, apa jadinya jika kemalasan ini diperlihara? Anda tentu akan berbelanja sesuka hati dan membeli barang apa pun yang Anda inginkan(bukan yang Anda butuhkan). Hasilnya, uang tunai cepat sekali menguap dan tagihan kartu kredit segera membengkak. Nah, kalau begini kata hemat sepertinya bakal tak ada dalam kamus keuangan Anda. Kemalasan ini sebenarnya masalah yang sangat klasik. Padahal, unutk membuat daftar belanja, Anda hanya membutuhkan waktu paling lama 2 menit. Bayangkan apa yang bisa dilakukan dalam waktu 2 menit berbelanja tanpa membawa daftar? Saat berbelanja baju, mungkin  2 minit baru sampai tahap meilih beberapa baju. Namun, jika ke supermarket, banyak barang pasti sudah masuk dalam troli Anda.
2. Malas Membayar Tagihan Tepat Waktu. Tagiha kartu kredit sudah datang. Namun, Anda memilh membayarnya nanti saja dan menunggu hingga waktu jatuh tempo tiba. Lalu, ternyata tak sengaja Anda melewatkan tanggal tersebut sehingga terkena denda. Selain itu, tagihan yang Anda bayrpun hanya sebatas pembayaran minimum saja. Seberapa sering Anda melakukan hal ini? Psst, melakukan kemalasan ini 1-2 kali memang tak banyak mempengaruhi keuangan Anda. Namun, coba deh Anda kumpulkan denda dari keterlambatan membayar tagihan tidak tepat waktu ini selama setahun. Jika dihitung, mungkin nilainya sama dengan harga steak termewah yang bisa bisa Anda makan di restoran. Lumayan, kan?
3. Malas Mencari Yang Lebih Murah. Memang harga barang-barang di department store, di sejumlah butik atau seupermarket, adalah harga mati yang tidakbisa ditawar lagi. Namun jika mau sedikit ‘berusaha’, Anda bisa berbelanja di tempat-tempat yang menawarkan barang dengan harga miring alias bisa ditawar. Anda juga bisa membandingkan dulu harga satu barang dengan barang yang lain di beberapa tempat sebelum memutuskan membeli. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan satu jenis barang dengan harga lebih murah. Mungkin menghemat sekian ribu rupiah saat Anda berbelanja, tak terlalu banyak artinya. Namun jika sekian ribu dari sekian kali berbelanja ini Anda kumpulkan, jangan-jangan bisa untuk biaya Anda berlibur ke luar kota di akhir tahun. Ayo, mula berhitung!
4. Malas Berolahraga. Anda mungkin bertanya apa kaitannya antara malas berolah raga dengan cepat kaya? Ada hubungannya. Coba bayangkan bagaimana kondisi tubuh jika tak rutin berolah raga. Tentu tubuh Anda mulai menggemuk dan tak sehat lagi. Kalau sudah begini berbaagai penyakit sudah pasti mulai menghinggapi Anda. Lalu, berapa biaya yang terpaksa Anda keluarkan untuk melangsingkan badan atau berobat ketika sering sakit, atau bahkan mengobati penyakit-penyakit ‘mahal’ mungkin menghinggapi Anda, misalnya gagal ginjal, stroke, jantung, dan sebagainya. Jadi setidaknya, jangan malas untuk berjalan sedikit saja ke tempat makan atau naik tangga ruangan. Meski hanya sedikit, sudah cukup untuk membuang rasa malas Anda tersebut. Untuk selanjutnya Anda bisa meluangkan waktu di akhir minggu untuk berolah raga ringan secara teratur.
5. Malas Memeriksa Anggaran. Memang melihat dan mengecek anggaran adalah hal yang palng membosankan. Anda tentu jarang melakukannya kan? Namun, coba periksa lagi. Mungkin Anda bisa memiliki uang lebih dengan melakukan pemangkasan pada beberapa pos. Misalnya, Anda bisa memotong pengeluaran di kelas dansa yang sebenarnya jarang Anda hadiri atau mem-bundling ponsel Anda agar biaya pulsa menjadi murah. Mudah, kan? Meski kecil, jika hal ini terus Anda abaikan, bukan tidak mungkin pengeluaran Anda akan tetap besar.
6. Malas Menawar. Ketika Anda membeli sebuah barang di took (yang bisa ditawar), apakah Anda melakukan penawaran atau menerima saja harga yang ditawarkan? Kalau memang barang tersebut bisa ditawar, tidak ada salahnya bertanya. Kalau memang notebook incaran Anda bisa turun hinga 20% dari yang ditawarkan, tentu Anda bisa menikmati keuntungan lebih, kan? Serasa mendapatkan cash back bukan?
7. Malas Mencari Bank Terbaik. Ketika Anda menympan uang di bank, entah dalam bentuk tabungan atau deposito, apa yang Anda pertimbangkan? Apakah hanya karena nama besar bank atau karena bank tersebut memiliki cabang dimana-mana? Sebaiknya jangan malas mencari informasi. Selain 2 hal tersebut, Anda juga bisa mempertimbangkan besarnya bunga tabungan atau deposito. Pasalnya, dari sini Anda bisa mendapatkan keuntungan lebih dari menyimpan dana Anda di bank. Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan biaya administrasi terhadap pengelolaan rekening tabungan. Untuk lebih rinci mengenal tips bagaimana memilih rekening tabungan dengan cermat,